Jateng Omah Expo 2025 Ditutup, Laku 102 Unit dan Total Transaksi Rp29, 6 M
NYALANUSANTARA, Semarang- Pameran Jateng Omah Expo (Jomex) 2025, baru saja selesai. Gelaran yang disupport oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu telah berlangsung selama 11 hari, yakni dari tanggal 15 Mei dan berakhir 26 Mei.
Kegiatan pameran perumahan terbesar di Jawa Tengah itu ditutup oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Provinsi Jawa Tengah Boedyo Dharmawan, ST, MT.
Menurut Boedyo Dharmawan dampak even tersebut bakal masih dirasakan oleh para pengembang yang mengikuti pameran dalam kurun waktu 2 minggu sampai satu bulan ke depan. "Mungkin bakal masih ada transaksi akibat dampak dari pameran ini, dengan begitu kita bisa mengambil kesimpulan bahwa antusiasme masyarakat untuk mendapatkan rumah masih tinggi," ujar Boedyo, usai menutup Jomex 2025, yang diadakan di Atrium Mal Ciputra Semarang, Senin 26 Mei.
Oleh itu, pemerintah sambung Boedyo harus menyediakan even-even seperti Jateng Omah Expo tersebut. "Hal itu untuk memudahkan masyarakat mendapatkan gambaran kepemilikan rumah," ujarnya.
Ia memgungkapkan selama pameran itu berlangsung tercatat ada sebanyak 102 unit rumah terjual, yang terdiri rumah subsidi 79 unit dan rumah non subsidi atau komersil 23 unit. "Dengan total nilai transaksi ada sebanyak Rp29, 6 miliar, ini cukup menggembirakan. Karena antusias masyarakat untuk mendapatkan akses layanan rumah tinggal tinggi," tandasnya.
Boedyo dalam kesempatan tersebut juga menandaskan Pemprov Jateng akan selalu mendukung program pemerintah pusat khususnya tentang penyediaan tiga juta unit rumah. "Ini program nasional yang kita dukung di daerah dan juga akan melakukan kolaborasi dengan teman-teman pengembang yang nantinya mampu memenuhi kebutuhan itu," ucapnya.
Ketua Forkom Developer Jateng Eko Purwanto juga mengungkapkan penjualan rumah di Jateng Omah Expo 2025 cukup bagus. "Penjualannya bagus, tentunya dengan adanya dukungan dari Pemprov Jateng, perbankan dan stakeholder lainnya sehingga kami masih bisa melaksanakan expo 2025 ini," kata Eko.
Eko mengaku terbantu adanya support dari banyak pihak tersebut, karena untuk mengadakan pameran seperti Jateng Omah Expo tidaklah murah. "Harapan kami dengan pencapaian ini, kami bisa mengevaluasi lagi sehingga bisa diadakan expo berikutnya yang mungkin di pertengahan tahun ini," ucap Eko.
Adanya pameran perumahan tersebut, menurut Eko akan membuat pihaknya bisa mencapai target penjualan sebanyak 18 ribu unit. "Semangat kami di asosiasi ini, diharapkan bisa mendorong teman-teman untuk mempercepat serapan rumah subsidi tahun ini," sambungnya.
Ia menambahkan saat ini rumah subsidi menjadi rumah yang paling banyak diserap oleh masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). "Yang paling laku di expo saat ini rumah subsidi sebesar 79%, karena MBR ini pangsanya masih besar," ungkapnya..
Editor: Lulu
Terkait
NYALANUSANTARA, Boyolali - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten…
NYALANUSANTARA, Banjarnegara - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)…
Terkini
NYALANUSANTARA, Semarang– Jisco Marine Co., Ltd, Busan, Korea…
NYALANUSANTARA, Semarang - Memasuki periode musim kemarau tahun…
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
NYALANUSANTARA, Surakarta - Di tengah tantangan pangan global,…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung- PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga…
NYALANASANUSA, Slawi- Pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya meningkatkan…
NYAlANUSANTARA, Gunungkidul- Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
NYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menegaskan komitmennya…
NYALANUSANTARA, Semarang - Rangkaian serah terima jabatan (sertijab)…
NYALANUSANTARA, Salatiga – Kanwil Kemenkum Jateng bekerja sama…
Komentar