Rangkuman Ekonomi: Investor IKN Bertambah hingga Kanada Minati Kemitraan dengan NTB

Rangkuman Ekonomi: Investor IKN Bertambah hingga Kanada Minati Kemitraan dengan NTB

NYALANUSANTARA, JAKARTA- Sejumlah peristiwa ekonomi menjadi sorotan pemberitaan Kantor Berita ANTARA pada Sabtu (9/1), mulai dari bertambahnya investor baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga ketertarikan Pemerintah Kanada untuk menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Berikut rangkuman berita ekonomi yang patut disimak kembali pada Minggu pagi:

1. Lima Investor Baru Masuk IKN, dari Kuliner hingga Perkantoran
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan jumlah investor di IKN kembali bertambah dengan masuknya lima perusahaan baru yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari usaha kuliner, fasilitas olahraga, perdagangan, hingga perkantoran swasta.

Kelima investor tersebut yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono berharap tambahan proyek ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja baru di kawasan Nusantara.

2. Pemerintah Tetapkan Kuota Impor Daging 30 Ribu Ton untuk Swasta pada 2026
Pemerintah mengalokasikan kuota impor daging sapi sebesar 30 ribu ton pada tahun 2026 bagi importir swasta. Jumlah tersebut setara sekitar 16 persen dari total kuota impor daging tahun ini yang mencapai 297.000 ton.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha dan Pengolahan Daging Indonesia (APPDI) Teguh Boediyana menyebutkan bahwa kuota untuk swasta tersebut jauh lebih kecil dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 180 ribu ton.

3. KAI Services Jatuhkan Sanksi Tegas atas Penyalahgunaan Data Penumpang
Manajemen KAI Services menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada karyawan yang diduga menyalahgunakan data pribadi penumpang.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini