Dosen Gizi UNAIR Bagikan Kiat Penuhi Nutrisi Saat Buka Puasa Selama Ramadan

Dosen Gizi UNAIR Bagikan Kiat Penuhi Nutrisi Saat Buka Puasa Selama Ramadan

Azizah Ajeng Pratiwi SGz MGizi, Dosen Gizi Universitas Airlangga.

Dalam memilih minuman untuk berbuka puasa, Azizah menyarankan untuk memprioritaskan air mineral atau teh hangat yang tidak terlalu manis. 

Menurutnya, langkah ini efektif untuk stabilisasi kadar gula darah secara bertahap. Setelah berbuka, ia menyarankan untuk memberi jeda setengah jam hingga satu jam sebelum makan makanan utama, dengan memulai aktivitas ibadah seperti sholat maghrib atau tadarus.

Pentingnya menjaga asupan cairan juga ditekankan oleh Azizah. Ia menyarankan agar mengkonsumsi dua liter air setiap hari untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa. 

"Untuk memastikan hidrasi yang optimal selama Ramadan, kita dapat bagi waktu konsumsi air dua gelas sebanyak empat kali. Yaitu, saat berbuka, setelah makan malam, sebelum tidur, dan saat sahur," tambahnya.

Selain itu, Azizah juga memperingatkan agar menghindari makanan tinggi lemak dan garam, karena dapat mempercepat proses dehidrasi. 

"Mengurangi asupan makanan yang tinggi natrium sangat disarankan, karena makanan tersebut dapat mempercepat proses dehidrasi. Tentu, hal ini membuat kita lebih cepat merasa haus," jelasnya.

Untuk sahur, Azizah menyarankan untuk memilih makanan yang tepat guna menjaga energi tetap terjaga sepanjang hari. 


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini