Peluang dan Tantangan Perawat Migran Indonesia di Pasar Kerja Global

Peluang dan Tantangan Perawat Migran Indonesia di Pasar Kerja Global

Pada tahap pramigrasi, kendala umum meliputi keterbatasan kemampuan bahasa, kurangnya pemahaman budaya negara tujuan, hingga minimnya kesiapan mental.

Saat memasuki masa migrasi, perawat Indonesia menghadapi tantangan adaptasi budaya dan interaksi dengan masyarakat setempat.  

Setelah kembali ke tanah air, perawat migran dihadapkan pada risiko *brain waste*, yaitu kurangnya pemanfaatan kompetensi dan pengalaman yang mereka miliki.

"Kita perlu menciptakan siklus migrasi yang seimbang sehingga perawat migran tetap dapat berkontribusi bagi negara asal melalui transfer ilmu dan pengalaman," tambah Prof. Ferry.  

Prof. Ferry menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan profesionalisme perawat migran.  

"Pemerintah dapat mengembangkan kebijakan strategis, termasuk pelatihan pramigrasi, pengakuan internasional, serta program *mentorship* bagi perawat migran yang telah kembali," paparnya.  

Institusi pendidikan juga diharapkan mengadaptasi kurikulum untuk memenuhi tren pasar kerja global dan mendorong inovasi yang mendukung kesejahteraan perawat migran. 


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini