Alumnus FEB UNAIR Buyung Zaelani Ditunjuk sebagai Komisaris PT Bukit Asam Tbk

Alumnus FEB UNAIR Buyung Zaelani Ditunjuk sebagai Komisaris PT Bukit Asam Tbk

NYALANUSANTARA, SURABAYA- Kiprah alumni Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi nasional. Buyung Zaelani, lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR, resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Bukit Asam Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Kamis, 12 Juni 2025.

Zaelani sebelumnya dikenal sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah lama berkecimpung di dunia pemerintahan dan intelijen. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Ekonomi BIN (2010–2014), Sekretaris Utama BIN (2014–2020), serta Staf Khusus Kepala BIN (2020–2024). Selain itu, ia juga pernah menjadi Komisaris PT Aneka Tambang Tbk (2012–2020).

Di usianya yang telah melampaui 65 tahun, penunjukan sebagai Komisaris menjadi kejutan sekaligus kehormatan tersendiri bagi Zaelani. Ia meyakini amanah ini adalah bentuk kepercayaan yang dibangun dari hubungan profesional yang telah terjalin sejak masa aktifnya di pemerintahan.

Aktif Berorganisasi Sejak Mahasiswa

Selama kuliah di FEB UNAIR (1979–1984), Zaelani dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi. Ia tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sempat menjabat Wakil Ketua Senat Mahasiswa FEB, serta menjadi pengurus Masjid Nuruzzaman di Kampus B UNAIR.

“Dulu saya ikut organisasi untuk cari teman dan pengalaman. Tapi ternyata, kemampuan berdiskusi dan menyampaikan gagasan itulah yang menjadi bekal penting dalam dunia kerja,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi yang dibentuk sejak masa mahasiswa sangat berguna dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab pekerjaan, termasuk membangun pemahaman bersama dengan tim.

Empat Pilar Kecerdasan sebagai Kunci Sukses

Zaelani menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual semata, namun juga keseimbangan antara kecerdasan spiritual, emosional, dan sosial. Ia juga menambahkan pentingnya tahu diri dan mampu menempatkan diri saat berinteraksi dengan atasan, kolega, maupun bawahan.

“Dalam bekerja, niatkan segala sesuatu sebagai ibadah. Dengan begitu kita akan melakukannya dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Pesan untuk Mahasiswa UNAIR

Di akhir wawancara, Zaelani memberikan nasihat kepada mahasiswa UNAIR, khususnya FEB, agar memanfaatkan waktu selama kuliah untuk menggali ilmu sebaik mungkin dan membangun karakter. Ia menekankan pentingnya melatih dan menjaga keseimbangan empat kecerdasan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Ilmu itu penting, tapi keberhasilan sejati datang dari integritas, niat yang tulus, dan keseimbangan dalam berpikir dan bersikap,” tutupnya.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini